First thing first, hayiii! 28 tuh..... terdengar sangat tuwir yh kalo diucapkan. Dan yang bikin gue resah adalah... gue merasa kalo soul gue tuh masih kayak kuliah gitu. Atau minimal baru lulus kuliah. -- Lagi seliweran di TL gue yang melabelkan Taylor Swift tuh masih stuck in highschool era and she is the oldest teenager. Terus gue kayak.... oh wow. Kita tuh gabisa mengekspreksikan apa yang kita rasain karena umur ya? Bahwa apa-apa yang kita mau tunjukkin ke dunia harus relevan dengan usia pada umumnya. Karena kalo engga? Artinya, lo masih stuck dan ga dewasa. Karena hal tersebut, gue jadi mikir berkali-kali kalau mau upload sesuatu di Instagram.... sesimpel mau upload lirik lagu aja, gw takut. Temen gue udah punya anak lagi bingung mau sekolahin di mana dan gue masih riweuh sama lirik lagu buat ngode. -- Siang tadi pas jam istirahat, gue dan temen gue yang halangan makan bareng. Dia cerita kalau dia mellow di sahur pertamanya sebagai istri. Dia lagi halangan dan harus tete...
Get link
Facebook
X
Pinterest
Email
Other Apps
Seperempat Abad
Get link
Facebook
X
Pinterest
Email
Other Apps
Haaaaii.
Assalamulaikum!
Udah lama baaaangeet hahahhaha.
Bingung mau mulai dari mana, tapi ayo mulai dari ringkasan kehidupan gue, SO FAR.
Meski published date-nya Januari, gue baru bikin di bulan Mei.
Bagi yang mengikuti jejak hidup gue di blog mungkin udah tau ya kalo gue pindah kantor.
Mungkin alasan dan faktor utama gue jarang ngeblog adalah... pindah kantor. Singkatnya, lumayan penuh dan baru ada mood untuk nge-blog.
ANYWAY, perayaan 25 tahun ini mengusung tema: Mandiri.
Tahun sebelumnya, dominannya gue membiarkan temen gue untuk memilih atau menebak keinginan gue. Mulai dari kue, tempatnya, ucapannya.
Untuk tahun ini, I make my own happines.
Mulai dari, gue minta diucapin AGANTA yang "B U Bu, N, G, A, GA. BU NGAAAA"
Gue kan agak ansos yah di jurusan apalagi ke adik tingkat. Untungnya, temen-temen gue semua adalah aktivis jurusan yang mana cukup membantu gue secara hubungan horizontal. Alias, bukan cuma ke adik kelas tapi juga serba serbi jurusan; gue selalu terselamatkan karena mereka.
Setelah minta ucapan dari temen kampus gue, gue udah punya plan mau dibeliin apa dan dengan ucapan apa ke Fellas:
Di kantor, dengan temen kantor baru gue ditawarin kue dan ditanyain, "mau rasa apa?" "Coklat." Jawabku. Even pas suprisin gue yang minta buat "fotoin doongggg"
Gemes.
Selanjutnya ada ADASMARA. Gue lagi pingin karaokean. Jadilah kita karaokean.
Terus gue yang pilih resto buat makan. Gongnya, gue videoin diri gue sendiri saat disurprisin sama Mba Sushi Tei. Mandiri konsepnya.
Entah, apa-apa yang gue lakuin di atas mungkin untuk menutupi kegelisahan gue akan umur yang semakin tua makin deket sama ketiadaan (yaiya dong), semakin banyak ekpektasi yang dipikul. Berat, tapi kalo dipikirin ya bikin pusing. Dijalanin aja, bisa sambil senyum atau nangis sedikit juga gak masalah.
25 selalu jadi pin point kehidupan dewasa awal setiap manusia (kebanyakan). Disaat semuanya belum tercapai di 25, lo masih ada kesempatan di tahun selanjutnya kecuali kalo emang udah ada ajalnya, ya. Cukup kuatin mental aja buat ga ancur disenggol norma dan ekspektasi.
Semangat untuk aku dan kamu yang mau, sedang, atau udah lewat umur 25. <3
The collage:
Lengkap dirayainnya. Sama temen SMA, kuliah, kerja, keluarga. Alhamdulillah. Sebenernya kalo dari keluarga bukan perayaan sih, lebih ke ayo makan-makan karena yang ulang tahun Januari berderet 1, 2, 4, 6 Januari.
Sebelum memulai part 4 ini, mohon izinkan saya opening terlebih dahulu: Assalamualaikum wr wb!! Apa kabar lo, kamu, Anda? Semoga sehat-sehat ya. Asli. Ga kerasa udah part 4 aja???! Berbeda dengan part 3 yang sulit nemuin film bagus, di part 4 ini justru sulit karena 4/5 film yang gue tonton udah cukup bagus-bagus(?) Gue jadi bias standar, "engg ini tuh wajib ditonton atau b aja ya?" So , same as the previous part, gue tetep list film-film yang "boleh dicoba" setelah yang "wajib". Format baru dari part 4 ini yakni pendeskripsian effort gue untuk tontonan ini, "rela gak gue nonton di bioskop? Atau cukup nonton di digital streaming sahaja?" Sebenernya, gue punya 13 daftar film Thai. Tapi, sisanya gak ditemuin di platform legal yang lagi gue subscribe– ya,, apa lagi kalo bukan the one and only: Netflix. Langsung aja, here these are film-film yang wajib lo tonton part 4 and lucky for you, semuanya ada di Netlfixxx: 1. Classic Again Cast: Ranchr...
Hayiii! kembali lagi dengan per-tes-an duniawi~ Tes Love Language udah, DISC udah, MBTI udah. Sekarang yang lagi rame: Attachment Style. Apa sih Attachment Style? Attachment theory is a psychological theory that attempts to explain how people form and maintain relationships, particularly those between a child and their caregiver. These internal working models guide their later relationships with others, shaping how they approach intimacy, trust, and emotional regulation. Gampangnya, teori untuk mengidentifikasi tipe seseorang dalam membentuk dan memelihara hubungan. Terbagi jadi empat tipe: 1. Disorganized/fearful-avoidant 2. Avoidant/Dismissive 3. Anxious/preoccupied 4. Secure Lengkapnya ada di sini Tes ini pendekatannya ada dua yaitu hubungan kita dengan caregiver atau orang yang emang deket sama kita (ibu, ayah, pasangan) dan general . Desclaimer bahwa hasil tes ini tentu dinamis karena bergantung dari apa yang kita rasakan dan alamin saat ...
Oh baby, with all this mess, I still save you a space Capture and try all viral photobooths or spinning spirals in the woods Wearing red, black, or blue, but the crowns are made for us two Don't mind lying on my floral, 'cause I am not bothered with your Arsenal We can replace that football team, 'cause I just want to keep the rhythm
Comments
Post a Comment