Review Lebaran

Jujurrr lebaran tahun ini menyenangkan deh. Setelah 7 tahun absen lebaran di Ciledug karena always di Purwokerto dengan Mbah Putri. Sekarang, Mba Putri udah ngga ada dan lebaran dulu di Ciledug. Menyenangkan karena gue ga ngerasa kesepian. Lebaran di Ciledug rame banget terus pas di Purwokerto pun gue cuma 2 hari dan acaranya padet banget. Love it. Soal ditanyain kapan nikah juga engga ada.... doa dari tante dan pakde gue pun "sukses ya Flaa" UDAH GIVE UP kayanya. Heuheu. Eitssss, tapi pressure itu tentu belum hilang sepenuhnya. Pressure tersebut datang dari kedua orang tua aku:) Gue masih kekeuh banget lagi gue cuma mau nikah sama orang yang gue 'sreg'. Gue gamau ngerasain lagi perasaan yang ga setara. Gue gamau ngerasain hal yang sama kayak salah potong rambut di salon, maksain makan makanan yang salah pesen, atau nerima paket yang ternyata beda sama di foto. Setelah 10 tahun single, jatuh bangun patah hati sebegitunya masa gue ended up sama orang yang gak gue '...

Kalau Bukan Mereka, Semua Tidak Akan Lebih Mudah (3)

Menjalani dua sekaligus kesempatan terbaik yang diberikan oleh Allah SWT, yakni Akselerasi dan PKM/Pimnas sangat mengukir pengalaman yang tidak terlupakan.

Menyusun proposal skripsi dengan kecepatan super untuk mengejar kolokium yang dilaksanakan tepat seminggu setelah selesai kegiatan Pimnas. Dosen pembimbing yang akan terbang ke Jerman juga dosen pembahas yang hingga oktober akan pergi keluar kota mendorongku untuk segera menyelesaikan proposal skripsi secepatnya, sebaik-baiknya.

Jika banyak kekurangan, semua tidak pernah disengaja. Persiapan dilakukan dengan penuh kegigihan meski hasilnya belum maksimal. Lagi-lagi hanya waktu 24 jam sebagai saksi yang bisa menjawab dengan lantang. Karena mata panda dan muka kusam sebagai indikator kelelahan masih kurang menjawab dengan mantap.

Semuanya tidak mudah. Namun tidak akan lebih mudah bila bukan Bapak Amo sebagai dosen pembimbing, Bapak Martua sebagai moderator (dosen pembahas), Risma Amelia sebagai reviewer, dan teman-teman seperti Juki, Lae, Yumce, Anita, Syifa, semua teman yang sudah membantu dan menyemangati hingga akirnya kolokium tersebut terlaksana. Tentunya orang tua yang juga selalu mendoakan tanpa henti, Terima kasih.

Kalau Bukan Mereka, Semua Tidak Akan Pernah Lebih Mudah....

Comments

Popular posts from this blog

Film Thailand Wajib Ditonton Pt.4

Seperempat Abad