His chapter has ended. I am clean, yet his gaze haunts me in my favorite movies and shows. Living without him is easy, but those eyes compel me to close my own. Those eyes used to interrogate me and make my heart race. It is not love and never was—it is obsession. It is an obsession with how the red string was supposed to draw us closer, but now it tears us apart.
I love 'me time' so much
- Get link
- X
- Other Apps
Assalamualaikum!
Pada hari jumat kemarin gue udah pusing banget euy mikirin penelitian yang tidak kunjung terlaksanakan karena ngadet di surat penelitian. Akhirnya gue memutuskan untuk me time nonton Joker hari itu juga. WKWKWK anjir lagi pusing malah nonton Joker:)))))
Berhubung hari jumat masuk di harga yang berbeda dengan harga weekday, jadinya gue picky banget dong nyari yang sesuai budget. Pokonya goals hari jumat ini adalah nonton dan nyobain kokumi. Namun sangat disayangkan bunggg kokumi adanya di Grandmet sedangkan bioskop yang pewe banget buat nonton sendiri (+harganya juga oke) terdapat di Lagoon Avenue. Bye bgt ga?
Yaudah, akhirnya gue mengalah lah dengan diri sendiri dengan memilih nonton di Lagoon Avenue dan tidak njadi nyobain kokumi.
Sekitar pukul 18 gue naik gojek kesana, turun deket tangga piano.
Mengapa daku memilih turun di deket tangga piano?
Karena gue gaperlu haha hihi lewat lobby, jadi langsung persis ke lantai dimana bioskop berada.
Pas naik 1-2 anak tangga:
BuuuuUUUUNyiii DOOOONGGG suara piano?? Gue kira teh ini cuma dsignnya doang mirip piano. PANTES SEPI DAH NI TANGGA GADA YANG LEWAT.
Asli gue bener-bener terbelalak. Mana jantung gue kan lemah yaaa. DAN GUE TUH SENDIRI. MALU BANGET WOI. mau turun lagi juga malu, akhirnya gue mutusin buat naik lagi.
EH 2 anak tangga gue injek, bunyi lagi dongg??? Geda banget suaranya. Asli gakuat.
Akhirnya gue memutuskan untuk turun dan masuk lewat lobby dengan normal.
Setelah sampai di bioskop dan membeli satu tiket Joker, gue langsung masuk dan mulai menikmati film
Joker adalah film yang dark banget-parah. Pas nonton tuh emosi gue bener2 dimainin banget, entah kesel dan sebel sama orang yang jahat sama si Arthur tapi sekaligus juga menyayangkan sama tindakannya si Arthur ini. Hingga selesai film, gue dapat menyimpulkan bahwa semua orang baik untuk dirinya sendiri namun sekaligus jahat dari sisi yang berbeda.
Sama kaya cinta bahwa kita pasti pernah menjadi orang jahat di cerita orang lain. eh bgt.
Selanjutnya setelah nonton, gue berjalan untuk pulang ke rumah namun mampir sebentar beli chatime sebagai pengganti dari kokumi. wkwkkwkwkwlwlwlwlwlwkwkkw.
Omg padahal gue udah minta less sugar tetep aja gulanya bejibun.
Kemudian gue memesan ojol dan menunggu di kursi taman yang disediakan. Ini mall favorit gue di Bekasi deh kayanya. Ga terlalu rame tapi bagussss.
Yaudah sekian dari cerita saya di hari jumat kemarin, wassalam.
- Get link
- X
- Other Apps
Popular posts from this blog
Film Thailand Wajib Ditonton Pt.4
Sebelum memulai part 4 ini, mohon izinkan saya opening terlebih dahulu: Assalamualaikum wr wb!! Apa kabar lo, kamu, Anda? Semoga sehat-sehat ya. Asli. Ga kerasa udah part 4 aja???! Berbeda dengan part 3 yang sulit nemuin film bagus, di part 4 ini justru sulit karena 4/5 film yang gue tonton udah cukup bagus-bagus(?) Gue jadi bias standar, "engg ini tuh wajib ditonton atau b aja ya?" So , same as the previous part, gue tetep list film-film yang "boleh dicoba" setelah yang "wajib". Format baru dari part 4 ini yakni pendeskripsian effort gue untuk tontonan ini, "rela gak gue nonton di bioskop? Atau cukup nonton di digital streaming sahaja?" Sebenernya, gue punya 13 daftar film Thai. Tapi, sisanya gak ditemuin di platform legal yang lagi gue subscribe– ya,, apa lagi kalo bukan the one and only: Netflix. Langsung aja, here these are film-film yang wajib lo tonton part 4 and lucky for you, semuanya ada di Netlfixxx: 1. Classic Again Cast: Ranchr...
Seperempat Abad
Haaaaii. Assalamulaikum! Udah lama baaaangeet hahahhaha. Bingung mau mulai dari mana, tapi ayo mulai dari ringkasan kehidupan gue, SO FAR. Meski published date -nya Januari, gue baru bikin di bulan Mei. Bagi yang mengikuti jejak hidup gue di blog mungkin udah tau ya kalo gue pindah kantor. Mungkin alasan dan faktor utama gue jarang ngeblog adalah... pindah kantor. Singkatnya, lumayan penuh dan baru ada mood untuk nge-blog. ANYWAY, perayaan 25 tahun ini mengusung tema: Mandiri. Tahun sebelumnya, dominannya gue membiarkan temen gue untuk memilih atau menebak keinginan gue. Mulai dari kue, tempatnya, ucapannya. Untuk tahun ini, I make my own happines. Mulai dari, gue minta diucapin AGANTA yang "B U Bu, N, G, A, GA. BU NGAAAA" Gue kan agak ansos yah di jurusan apalagi ke adik tingkat. Untungnya, temen-temen gue semua adalah aktivis jurusan yang mana cukup membantu gue secara hubungan horizontal. Alias, bukan cuma ke adik kelas tapi juga serba serbi jurusan; gue selalu terselamat...
Oh baby, with all this mess, I still save you a space Capture and try all viral photobooths or spinning spirals in the woods Wearing red, black, or blue, but the crowns are made for us two Don't mind lying on my floral, 'cause I am not bothered with your Arsenal We can replace that football team, 'cause I just want to keep the rhythm





Comments
Post a Comment