Posts

Showing posts with the label Interpretasi Wisata

"I'm grateful that I didn't do it" list

I'm grateful that: I didn't call him to tell him that it's always been him. I didn't ask him about Singapore's must-go places. I didn't let my friends know about my yearning for him. I didn't give any effort to someone who just gave me breadcrumbs and confused me. I didn't ask him out (again) to avenge his 'kindness'. I'm so grateful because Allah always saves me again and again. He saved my dignity and guided me to control myself to give my purest heart only to someone who truly deserves it. Nb: this context refers to many subjects and sequences.

Planetarium Jakarta, Wisata Belajar yang Menarik?

Image
Assalamualaikum wr wb! Hellooow, typorapers! Apa kabs? Semoga baik-baik ajh. Awal niat membuat postingan minggu ini adalah, menceritakan betapa cintanya gue sama daerah Cikini. Namun, setelah gue menemukan dan mengingat gue pernah ngumpulin foto di Planetarium buat dibikin interpretasi kayak gini . Maka, gue berniat buat bikin sekarang walaupun dah telat 1.5 tahun *nangis.  Jujur, gue tuh parah deh suka ngendepin foto gitu buat di blog. Tapi penyakit kalo udah kelewat dua-tiga hari, suka lupa mau nulis apaan.  Yaudah mulai ajh mumpung udah inget lg. Saat tingkat tiga kuliah, gue pernah jalan-jalan sama temen SMP, bernama Lelo. Dengan randomnya, kita ke Planetarium. Sayangnya, pas nyampe sana tu Teater Bintangnya tutup buat umum, bos! WKWKWK.  Tau kan Teater Bintang? Yang ada bintang-bintangnya itu, loh (ga membantu banget bahasannya).  Bapak penjaganya bilang, "Lagi ada rombongan. Gabisa masuk perorangan." Gedung Planetarium Jakarta 2019 Sedih hatiku~ Turun panas bad...

Museum Angkut, Museum Modern Kaya Interaksi

Image
Assalamualaikum wr wb! Sebelumnya kan udah bahas soal Tamansari di Jogja (kalian bisa cek di sini) , sekarang bahas pengimplementasian interpretasi di Museum Angkut, Batu! Pasti udah banyak banget yang tau soal Museum kece di Kota Batu ini. Mulai dari sepeda kuno sampe pesawat boeing, terpajang dengan apik di museum yang berdiri sejak tahun 2004 ini.  Museum angkut didirikan oleh Jawa Timur Park Group yang kita tahu juga perusahaan ini mendirikan Jatim Park, BNS dll. Tiket masuk untuk weekend atau peak season seharga 100k sedangkan untuk weekday seharga 70k (Per Desember 2018). Belajar dari pengalaman wisata sebelumnya, gue cari leaflet buat cek peta museum. Nih, betapa okenya design interpretasi leaflet yang disediakan: Lengkapnya leaflet Museum Angkut Bisa kita liat selain peta, terdapat pula jadwal cara yang nantinya akan diselenggarakan di Museum Angkut. Keliling-keling-dan keliling. Gak cuma bisa foto-foto dengan transport antik aja yang asik, ternyata...

Tamansari, antara Cagar Budaya dan Wisata Labirin

Image
Selasa, 25 Desember kemarin gue sedang berada di Jogja dan berkesempatan buat halan-halan ke Tamansari. Tamansari merupakan salah satu cagar budaya di Jogjakarta. Nah loh apasih cagar budaya itu? Menurut Kementerian Penddikan dan Budaya, Cagar Budaya adalah warisan budaya bersifat kebendaan berupa Benda Cagar Budaya, Bangunan Cagar Budaya, Struktur Cagar Budaya, Situs Cagar Budaya, dan Kawasan Cagar Budaya di darat dan/atau di air yang perlu dilestarikan keberadaannya karena memiliki nilai penting bagi sejarah, ilmu pengetahuan, pendidikan, agama, dan/atau kebudayaan melalui proses penetapan. Singkatnya, Cagar Budaya itu warisan budaya berupa benda atau bangunan sifatnya tidak dinamis atau tetap. Gue mulai engeh harus menulusuri 'Interpretasi' yang udah diimplementasikan di wisata yang gue kunjungi karena pas gue ke Borobudur, gue merasa sangat 'sayang' ga menulusuri interpretasinya. Padahal, implementasi interpretasi di Borobudur bener-bener udah keren ban...