Posts

Familiarity Trap

Gue kira, nyari pasangan yang emang familiar itu wajar banget. Ternyata, itu jebakan. Sebutannya familiarity trap . -- Dulu pun, gue ga engeuh kalo gue punya preferensi dalam mencari pasangan. Tapi temen gue menyadarkan, ternyata gue punya tipe yang cukup similiar. Gue kira ini wajar. Tapi makin ke sini, gue menemukan bukan cuma tipe fisik. Tapi rasa familiar.  Misal, gimana deketinnya, playlistnya, footbal club kesukaannya, band favorit, latar belakang keluarga.... TERNYATA INI TUH BISA JADI JEBAKAN -- Gue nemu saat scroll reels...  "Saat lo nemuin orang padahal belum kenal tapi ngerasa udah ada chemistry, you better run because your body try to tell you bahwa itu cocok dengan LUKA TRAUMA" That ((BELUM KENAL)),,, Deymnnn...... KENA BANGET. JADI, SELAMA INI GA BAGUS YA? Gue pikir kayak yaudah emang kita pasti lebih nyaman sama sesuatu yang familiar sama kita. Tapi justru badan kita seakan akan ngenalin virus yang sama dan willing to untuk ngadepin hal yang sama karena udah ...

Catatan Harian Lapang #2

Deskripsi : Hasil wawancara Pada pagi hari setelah berkunjung dari Balai TNGHS untuk registrasi Simaksi, saya dialihkan untuk mencari informasi tekait akses petani Desa Cihamerang di resort Gunung Kendeng. Disana saya bertemu dengan Bapak Sefah selaku staff resort Gunung Kendeng. Resort Gunung Kendeng adalah petugas lapang yang mengelola kebijakan taman nasisonal atas 7 Desa yakni Desa Gunung Endut, Pulosari, Kabandungan, Cinaga, Cipeteuy, Mekarjaya, dan Cihamerang. Luas taman nasional yang dibawahi oleh Resort Gunung Kendeng seluas ± 9.600 hektare. Berdasarkan informasi yang saya dapatkan, memang betul TNGHS mengalami penyusutan pada tahun 2016. Penyusutan terdapat pada wilayah Kabupaten Bogor dimana pihak pengelola memperhitungkan terdapat wilayah koramil di sana, maka Kecamatan Kabandungan termasuk Desa Cihamerang tidak mengalami penyusutan luasan konservasi. Pengukuran lahan garapan terakhir dilakukan pada tahun lalu, tahun 2018. Pihak balai tidak memberikan hasil pencatatan...

Catatan Harian Lapang #1

Deskripsi : Hasil Wawancara Pada malam hari setelah makan malam, Bapak Sekdes mengunjungi tempat tinggal saya selama meneliti. Beliau menyambut dan menanyakan terkait topik yang akan saya teliti. Bapak Sekdes meanyakan bagaimana bentuk pertanyaan kesioner yang telah saya buat untuk para petani. Setelah saya membacakan kusioner tersebut, Bapak Sekdses turut memberikan saran-saran yang sangat berkaitan dengan kondisi lapang sehingga kueisoner saya dapat lebih respsonsif. Kemudian setelah membacakan kuesioner, saya juga melakukan wawancaran mendalam kepada Bapak Iwan selaku Sekdes Desa Cihamerang untuk menjadi informan aparat pemerintah desa. Bapak Sekdes menyatakan bahwa sekitar 90% masyarakat Desa Cihamerang bermata pencaharian pada sektor peranian yakni petani. Jumlah petani tersebut merupakan kombinasi yakni baik bertani di  lahan taman nasional maupun milik lahan sendiri atau lahan di luar taman nasional. Berdirinya Taman Nasional Gunung Halimun Salak menurut Bapak Iwan...

I love 'me time' so much

Image
Assalamualaikum! Pada hari jumat kemarin gue udah pusing banget euy mikirin penelitian yang tidak kunjung terlaksanakan karena ngadet di surat penelitian. Akhirnya gue memutuskan untuk me time nonton Joker hari itu juga. WKWKWK anjir lagi pusing malah nonton Joker:))))) Berhubung hari jumat masuk di harga yang berbeda dengan harga weekday, jadinya gue picky banget dong nyari yang sesuai budget. Pokonya goals hari jumat ini adalah nonton dan nyobain kokumi. Namun sangat disayangkan bunggg kokumi adanya di Grandmet sedangkan bioskop yang pewe banget buat nonton sendiri (+harganya juga oke) terdapat di Lagoon Avenue. Bye bgt ga? Yaudah, akhirnya gue mengalah lah dengan diri sendiri dengan memilih nonton di Lagoon Avenue dan tidak njadi nyobain kokumi. Sekitar pukul 18 gue naik gojek kesana, turun deket tangga piano.  Mengapa daku memilih turun di deket tangga piano? Karena gue gaperlu haha hihi lewat lobby, jadi langsung persis ke lantai dimana bioskop berada. ...

'Penjajakan' bukan Penjajakan #RoadtoSKPm

Image
"Jadi kamu mau kapan ke lapang tempat penelitianmu?" tanya Bapak Dosen Pembimbing Skripsi dalam telepon.  Rasanya baru kamis lalu selesai kolokium, proposal skripsi yang harus direvisi masih perlu dikerjakan hingga akhirnya dapat turun ke lapang. "Iya Bapak insyaAllah kalau Bapak udah di Indo saya ajukan proposalnya ya Bapak biar Bapak lihat lagi apa yang perlu direvisi lagi" "yaudah kalo gitu, yang cepet aja ya" "Siap Bapakk, terima kasih" Satu minggu kemudian di hari jumat kemarin,  "udah cepet kalian ke lapang ya" Sabtu, 28 September 2019 Setelah membuat rencana 'penjajakan yang sebenernya bukan penjajakan',  aku baru terpikir untuk menghubungi pihak Desa Cihamerang. Mulailah ku tanyakan pada teman dan dilempar untuk menanyakan hal ini pada asisten praktikum saat itu "tanya ka Pabek aja" Gerak cepat: aku mendapatkan kontak Sekdes dengan sangat mudah. Terima kasih banyak ka Pabek!! H...

Caraku Merevisi Proposal Skripsi

Baru langganan Netflix. Trs sial banget ternyata gabisa dibuka di jaringan Indihome. Walhasil gue nonton dengan kuota sendiri di hp. Untung kuota gw berlimpah *sombong* Kemudian sekarang lagi merevisi proposal skripsi. Biar semangat gue mereward diri gue sendiri dengan nonton Netflix. Ronde pertama gue bakal merevisi proposal skripsi dengan laptop yang baterenya udah penuh sambil charging hp yang baterenya udah mulai nipis. Kemudian ronde selanjutnya akan dimulai apabila laptop gue udah abis batere, lalu gue ambil hp buat Netflix-an sambil nunggu laptop keisi penuh. Begitu seterusnya hingga revisi kelar. Super efektif. Selamat mencoba! 

Kalau Bukan Mereka, Semua Tidak Akan Lebih Mudah (3)

Menjalani dua sekaligus kesempatan terbaik yang diberikan oleh Allah SWT, yakni Akselerasi dan PKM/Pimnas sangat mengukir pengalaman yang tidak terlupakan. Menyusun proposal skripsi dengan kecepatan super untuk mengejar kolokium yang dilaksanakan tepat seminggu setelah selesai kegiatan Pimnas. Dosen pembimbing yang akan terbang ke Jerman juga dosen pembahas yang hingga oktober akan pergi keluar kota mendorongku untuk segera menyelesaikan proposal skripsi secepatnya, sebaik-baiknya. Jika banyak kekurangan, semua tidak pernah disengaja. Persiapan dilakukan dengan penuh kegigihan meski hasilnya belum maksimal. Lagi-lagi hanya waktu 24 jam sebagai saksi yang bisa menjawab dengan lantang. Karena mata panda dan muka kusam sebagai indikator kelelahan masih kurang menjawab dengan mantap. Semuanya tidak mudah. Namun tidak akan lebih mudah bila bukan Bapak Amo sebagai dosen pembimbing, Bapak Martua sebagai moderator (dosen pembahas), Risma Amelia sebagai reviewer , dan teman-teman seperti Juk...

Kalau Bukan Mereka, Semua Tidak Akan Lebih Mudah (2)

Total kurang lebih 10 minggu kegiatan PKM dilaksanakan. Penuh kebahagiaan, tangis, dan haru dicampuradukkan. Revisi laporan PKM, design kemasan, design buku, design poster, kemudian diiringi dengan penyusuanan Laporan Studi Pustaka mewujudkannya aku yang selalu membawa laptop kemanapun.  Melihat teman satu departemen yang lain bisa tidak membawa laptop, terkadang membuatku iri. Mereka bisa dengan cantik membawa tas jinjing tanpa perlu dihinggap rasa khawatir. Syukurku panjatkan laporan studi pustaka mendapatkan akhir nilai yang memuaskan.... aku akan jujur menyatakan bahwa laporan studi pustaka ku benar-benar seadanya. seadanya yang kukerjakan bukan berarti tidak ada niat di dalamnya. Hanya waktu 24 jam sebagai saksi yang bisa menjawabnya dengan lantang. Terima kasih Bapak Amo, tanpa Bapak, laporan Studi Pustaka tidak akan semudah ini. Kembali ke PKM-M, daftar kelompok yang lolos Pimnas 32 diumumkan. Alhamdulillah Allah memberikan kesempatan untukku dan teman ...